Masjid Nurul Jannah Sediakan Tempat Sampah Khusus Botol dan Kaleng, Perkuat Gerakan Pilah Sampah RW 06 Azalea – Masjid Nurul Jannah Cluster Azalea
  • Mari gunakan aplikasi MASLAM untuk mobile android. Unduh di playstore ** Masjid Nurul Jannah Azalea - masjid pinggir alun-alun Depok
Selasa, 9 Juni 2026

Masjid Nurul Jannah Sediakan Tempat Sampah Khusus Botol dan Kaleng, Perkuat Gerakan Pilah Sampah RW 06 Azalea

Masjid Nurul Jannah Sediakan Tempat Sampah Khusus Botol dan Kaleng, Perkuat Gerakan Pilah Sampah RW 06 Azalea
Bagikan

Sebagai bagian dari komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, Masjid Nurul Jannah menginisiasi penyediaan keranjang sampah khusus untuk botol dan kaleng bekas. Fasilitas yang mulai ditempatkan sejak Mei 2024 ini berlokasi strategis di pojok halaman utara masjid, tepat di area pekarangan yang mudah diakses oleh jamaah maupun warga Azalea non jamaah. Keranjang sampah khusus botol plastik ini merupakan hibah dari perusahaan PT Samudera Indonesia Tbk melalui pengurus RW06.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan fasilitas publik utama di lingkungan RW 06 Azalea, Masjid Nurul Jannah mencatat volume produksi limbah botol dan kaleng bekas yang sangat besar.

Lonjakan produksi sampah kemasan plastik ini biasanya mencapai puncaknya saat masjid menggelar agenda Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)—seperti perayaan Maulid Nabi dan menyambut 1 Muharram—serta rangkaian kajian rutin pada Ahad pagi maupun Ahad petang. Tingginya antusiasme jamaah yang hadir pada acara-acara tersebut berbanding lurus dengan banyaknya sajian konsumsi minuman dalam kemasan botol plastik yang disediakan oleh panitia.

Menjembatani Tantangan Pemilahan di Area Publik

Inisiasi ini sekaligus menjadi momentum penting bagi konsistensi gerakan lingkungan di wilayah setempat. Lingkungan RW 06 Azalea sebenarnya telah lama memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan lingkungan; kebijakan memilah sampah organik dan non-organik di tingkat rumah tangga tercatat sudah berjalan sejak tahun 2016. Namun, menerapkannya di fasilitas publik seperti masjid ternyata menghadirkan tantangan tersendiri.

Selama ini, sistem pemilahan sampah tersebut belum berhasil diterapkan sepenuhnya di lingkungan internal Masjid Nurul Jannah karena belum secara tegas diterapkan kepada jamaah, meski sebagian besar jamaah sudah melakukan pemilahan sampah di rumah masing-masing. Melalui penyediaan keranjang khusus botol dan kaleng ini, pihak pengelola berharap dapat memberikan sumbangsih nyata demi menjembatani kesenjangan tersebut, sekaligus memulai pembiasaan memilah dari jenis sampah yang paling banyak diproduksi di masjid.

Penyediaan tempat sampah berbentuk keranjang besi dengan atap pelindung merah mencolok ini menjadi langkah taktis yang sangat strategis. Inisiatif tersebut tidak sekadar bertujuan menjaga estetika dan keasrian area suci masjid, melainkan juga menyokong kembali cita-cita makro pemilahan sampah berbasis komunitas di Azalea.

Tren Eco-Masjid di Indonesia

Upaya yang dilakukan Masjid Nurul Jannah sejalan dengan tren penguatan konsep Eco-Masjid (masjid ramah lingkungan) yang tengah menguat di berbagai wilayah Indonesia.

Di Bandung, Masjid Salman ITB telah lama menerapkan sistem serupa lewat penyediaan tempat sampah terpilah lima warna sejak 2017 yang dikelola bersama komunitas relawan guna memastikan sampah logistik jamaah saat kajian akbar tidak langsung berakhir di TPA. Sementara itu, Masjid Baitul Makmur di Cikarang Barat sukses menggerakkan “Gerakan Sedekah Sampah Indonesia” (Gradasi) sejak 2016, di mana jamaah mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis hasil kegiatan publik untuk dikonversi menjadi dana operasional masjid dan bantuan pendidikan.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa fasilitas kebersihan di halaman utara Masjid Nurul Jannah ini mulai konsisten dimanfaatkan oleh jamaah yang melintas setelah beribadah. Langkah awal ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi sistem pengelolaan sampah yang menyeluruh, sekaligus menginspirasi tempat ibadah dan fasilitas publik lainnya di wilayah Depok dalam mengelola lingkungan hidup.

SebelumnyaQurban yang Tetap Menyala di Azalea
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Nurul Jannah
Jalan Boulevard GDC Cluster Azalea Jatimulya Cilodong Depok Jawa Barat 16413. SIMAS: 01.4.13.23.08.000034 http://s.id/masjidnuruljannah
Luas Area412 m2 m2
Luas Bangunan380 m2 m2
Status LokasiFasilitas umum yang dikuasai Pemkot Depok (girik)
Tahun Berdiri2007