• Informasi yang ada di website ini juga ditampilkan di monitor televisi yang terpasang di dalam masjid
Jumat, 24 Mei 2024

Dr KH Mohammad Idris: Umar bin Khattab yang Memutuskan Hijrah Nabi sebagai Awal Tahun Hijriyah

Dr KH Mohammad Idris: Umar bin Khattab yang Memutuskan Hijrah Nabi sebagai Awal Tahun Hijriyah
Bagikan

Di Indonesia termasuk kita menganggap bulan Muharam sebagai lebarannya anak yatim. “Itu sejarahnya bagaimana?” tanya Dr. KH Mohammad Idris, walikota Depok. “Sebagian orang menganalisa karena yang mewakafkan tanah untuk masjid Nabawi adalah dua anak yatim Sahal dan Suheil. Mungkin itu kali ya asal-usul sejarahnya, yang kebetulan terkait dengan hijrah Nabi Muhammad”.

“Terus terang saya belum mendapatkan rujukan sejarahnya. Tetapi menghormati, menghargai dan mencintai anak yatim itu banyak disebut dalam Al Qur’an dan hadits.

Mohammad Idris mengatakan itu Rabu pagi, 19 Juli 2023 di Masjid Nurul Jannah. Idris memberikan tausiyah dalam acara Tausiyah Tahun Baru 1445 hijriyah dan santunan anak yatim.

Di hadapan puluhan jamaah Idris mengatakan bahwa perhitungan dimulainya tahun Hijriyah adalah peristiwa hijrahnya Nabi dari Makkah ke Madinah. Banyak usulan tentang titik tolak tahun Hijriyah dari sahabat-sahabat Nabi.Ada yang mengusulkan saat lahirnya Rosulullah. Ada yang mengusulkan saat Nabi Muhammad menerima wahyu yang pertama.

Namun Umar bin Khattab memutuskan bahwa permulaan tahun Hijriyah adalah peristiwa hijrahnya Nabi. Argumentasinya adalah bahwa peristiwa hijrah itu banyak ikhtiar yang dilakukan manusia dan ada pertolongan dari Allah SWT.

Acara tersebut selain dihadiri wakil ketua RW, ketua RT 01, 02 dan 03 juga dihadiri Lurah Jatimulya Aripuddin, dan sekretaris Kelurahan Jatimulya Suparwoto. Hadir juga ketua DKM Nurul Jannah beserta jajaran pengurusnya.

Mohammad Idris juga secara simbolis menyerahkan bingkisan untuk anak yatim yang berasal dari donatur warga Azalea. Anak yatim yang mendapatkan bingkisan bukan hanya dari lingkungan RW 06 Jatimulya, tetapi juga dari RW 06 Kelurahan Kalibaru yang berlokasi di belakang masjid Nurul Jannah.

Ceramah lengkap KH Mohammad Idris bisa didengarkan ulang di sini…

SebelumnyaForsil DKM se-GDC Selanggarakan Halal bi Halal di Kampus JGUSesudahnyaMemberdayakan Ekonomi Warga di Sekitar Masjid
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luas Tanah412 m2
Luas Bangunan380 m2
Status LokasiFasilitas umum yang dikuasai Pemkot Depok (girik)
Tahun Berdiri2007